Updated 30 Maret 2021

Buat kamu yang ingin merencanakan untuk pergi ke luar kota, menerapkan protokol kesehatan saat berlibur sangatlah penting. Hal ini berguna untuk mencegah peningkatan dari penyebaran virus COVID-19.

Dengan selalu menerapkan protokol kesehatan selama liburan di masa pandemi ini, sobat tiket bisa liburan dengan tenang dan nyaman.

Baca juga:

Protokol Kesehatan Selama Liburan di Masa Pandemi

Liburan di masa pandemi ini tentunya mewajibkan kamu untuk selalu waspada dengan penyebaran virus COVID-19. Nah, biar liburan kamu tetap seru dan selalu terlindungi dari virus jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan berikut ini ya, sobat tiket!

1. Menerapkan 3M

Selama berlibur, kamu diwajibkan untuk menerapkan protokol 3M yang paling utama ini nih, sobat tiket. 3M ini adalah singkatan dari memakai masker, menjaga jarak dari kerumunan, dan juga mencuci tangan dengan sabun atau hand-sanitizer

2. Protokol Kesehatan Sepanjang Perjalanan

Selama perjalanan, kamu diwajibkan untuk selalu menggunakan masker dengan tepat di mana masker menutupi area hidung dan juga mulut. Jenis masker yang boleh digunakan adalah masker medis atau masker kain yang terdiri dari 3 lapis.

Makan dan minum tidak diperbolehkan untuk perjalanan yang memakan waktu tempuh kurang dari 2 jam. Namun, hal ini dapat dikecualikan bagi individu yang wajib mengonsumsi obat pada satu titik waktu tertentu.

3. Ketentuan Protokol Kesehatan Perjalanan ke Bali

Mulai tanggal 1 April 2021, untuk perjalanan ke Pulau Bali dengan menggunakan transportasi udara, laut, dan darat wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan test RTPCR (3×24 jam sebelum keberangkatan) atau Swab Antigen (2×24 jam sebelum keberangkatan), atau test GeNose C19.

Kamu juga harus mengisi e-HAC Indonesia. Kamu bisa mengetahui informasi selengkapnya mengenai kebijakan bandara I Gusti Ngurah Rai di tiket.com.

4. Ketentuan Protokol Kesehatan Perjalanan Antar Kota di Pulau Jawa

Untuk perjalanan yang menggunakan transportasi pesawat antar Pulau Jawa, orang yang melakukan perjalanan wajib menunjukkan surat hasil negatif test RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam dari waktu keberangkatan atau hasil test GeNose C19.

Sementara itu untuk perjalanan yang menggunakan transportasi darat baik umum maupun pribadi dihimbau untuk menunjukkan hasil negatif dari RT-PCR/Swab Antigen (3×24 jam sebelum keberangkatan) atau hasil test GeNose C19.

Selain itu, pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib untuk perjalanan menggunakan transportasi umum dan pribadi, terkecuali kereta api.

5. Ketentuan Lainnya Sebagai Syarat Perjalanan

Apabila rapid test antigen menunjukkan hasil negatif namun ditemukannya beberapa gejala, maka rencana perjalanan harus dibatalkan dan kamu wajib melakukan test diagnostik RT-PCR serta isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan keluar.

Dalam perjalanan di masa pandemi ini terdapat pengecualian untuk anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. Mereka tidak diwajibkan untuk melakukan rapid test antigen dan test diagnostik RT-PCR  sebagai salah satu syarat perjalanan ke luar kota. 

Untuk perjalanan selain destinasi ke Bali dan Pulau Jawa, kamu masih bisa menggunakan hasil dari rapid test antibodi sesuai dengan ketentuan pemerintah yang berlaku dari daerah tujuan masing-masing.

6. Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional 

Saat tiba di bandara Indonesia kamu diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif dari test RT-PCR di negara asal pada saat ketibaan, yang berlaku 3 x 24 jam sejak diterbitkan ke dalam e-HAC Indonesia.

Setelah itu, akan dilakukan pengawasan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang berupa pengecekan suhu tubuh, memvalidasi surat keterangan negatif COVID-19  yang masih berlaku 3 x 24 jam sejak diterbitkan, dan pemeriksaan ulang RT-PCR  bagi WNI maupun WNA.

Selama menunggu hasil pemeriksaan test RT-PCR, kamu diwajibkan untuk melakukan karantina di akomodasi penginapan yang telah disediakan oleh pemerintah dengan biaya pribadi. 

Berdasarkan SE Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 6 tahun 2021, setiap WNA dan WNI dari semua negara yang masuk ke dalam negeri wajib menunjukkan hasil negatif test  PCR 3 x 24 jam, 2×24 jam untuk antigen, dan karantina 5 hari. Kamu bisa cek informasi dan juga syarat dan ketentuan lebih lanjut mengenai rute lainnya di tiketsafe ya, sobat tiket.

Liburan Tetap Aman dengan Menerapkan Protokol Kesehatan!

Nah, itu dia beberapa protokol kesehatan yang wajib kamu terapkan selama berlibur di masa pandemi COVID-19 ini, sobat tiket. Walaupun sedang asyik berlibur, kamu tetap harus selalu waspada dan juga siaga dengan selalu menjaga kesehatanmu.

Agar kamu merasa lebih aman dan nyaman untuk berlibur di masa pandemi seperti sekarang ini, kamu bisa pesan tiket pesawat dan hotel via tiket.com dengan label tiket CLEAN. Agar liburan kamu terasa lebih aman dan nyaman.



Informasi Wisata Borobudur dan Wisata Magelang, temukan informasi restoran dan cafe dekat candi Borobudur di Travelling Borobudur. Gudang informasi tempat nongkrong di Borobudur dan wisata keluarga dekat Candi Borobudur

Sumber :

blog.tiket.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here