Alasan Traveler melakukan Traveling setelah pandemi




Hi Traveler,


Kali ini Joana akan membahas lanjutan hasil research team Markplus Tourism mengenai profile traveler setelah pandemi covid19, namun bagi kalian yang belum membaca artikel sebelumnya, Joana sarankan baca terlebih dahulu untuk bisa mengikuti pemahaman helicopter viewnya [ Baca disini : Profile Traveler Setelah Pandemi ]


Bagi yang sudah membacanya berikut hasil research yang Joana dapat saat mengikuti Round Table CMO Markplus 2020 bulan lalu dalam webinar.


1. Traveler akan traveling dengan ?


Persentase terbesar para traveler yang menginginkan perjalan setelah pandemi mereda memilih untuk mengajak keluarganya dan diurutan kedua mereka akan mengajak pasangan mereka dan urutan paling kecil group tour diangka 4%. Jadi bisa diprediksi untuk Wisata group probabilitasnya akan kecil, maka para pelaku usaha bisa creating demand untuk market family dan couple.



2. Motif yang melatabelakangi


Motif yang melatarbelakangi adalah wisata kuliner, mungkin ini disebabkan karena situasi yang membuat mereka untuk stay dirumah sehingga alasan Wisata kuliner menjadi hal yang mendorong paling besar. Diurutan kedua adalah perjalanan menuju area perbukitan dan pergunungan yang menjadi motivasi mereka untuk pergi. Untuk pembagian umur pelaku bisnis bisa lihat dibagian kanan, dimana Ranking satu dari setiap umur wisata kuliner adalah motif terbesar.


3. Apabila Traveling Keluar negeri berapa lama mereka akan pergi ?



Apabila dari research bisa diprediksi paket wisata keluar negeri 3-5 hari menjadi pilihan mereka. Dan keputusan pembelian paket bukan lagi tentang diskon dan promo tapi keputusan independent traveler dengan pertimbangan keamanan negara pilihan.




4. Motif yang melatar belakagi melakukan perjalanan keluar negeri.


Kali ini motif berbeda dengan para traveler yang memutuskan untuk traveling di wisata domestik. Untuk yang memutuskan untuk melakukan perjalanan keluar negeri banyak motif yang melatarbelakangi, mulai dari wisata petualangan, destinasi wisata yang menjadi alasan, dan wisata kuliner yang menjadi alasan. Bagi para pelaku bisnis pariwisata khususnya tour and travel alangkah baiknya bisa mensegment paket dengan umur yang berbeda.


5. Kesimpulan dari Reseacrh Markplus Tourism



Dari hasil research yang dilakukan di bulan April 2020 oleh team Markplus bisa disimpulkan kalau masa depan pariwisata kedepan ini masih ada harapan karena 54% respondent menunjukkan akan melakukan traveling apabila kondisi pandemi membaik, namun sebagai pemilik jasa, akomodasi wisata, maupun destinasi wisata harus memperhatikan issue kesehatan karena 73% responden sangat memperhatikan protokol kesehatan dan pencegahan covid19.


Kita tau bahwa saat ini trend pasien covid19 belum mengalami penurunan, sehigga kita harus bijaksana dalam menanggapi issue ini apalagi bukan hanya kita yang suka travelling covid19 pun suka traveling dari wuhan sampai banyak negara. Oleh karena itu di artikel selanjutnya Joana akan membahas Tips memilih Destinasi, Hotel, Akomodasi wisata dimana nanti akan Joana Ambil dari sudut pandang traveler bukan dari pemilik bisnis pariwisata. Dimana travellers cantik juga melakukan research kepada 250 travellers cantik dari Indonesia untuk tips diatas. See ya!


Salam Thoughtful Indonesia



About Me

Joana Wenas - Founder Travellers Cantik Indonesia was born in Bekasi Indonesia in June 1990. She has been travelling 24 provinces Indonesia and 3 continent around the world

 

Read More

 

© 2020 Travellers Cantik Indonesia x Tourism Ministry Indonesia

Join My Mailing List
  • White Facebook Icon