Cara Membuat e-Paspor – Sobat tiket ingin pergi berlibur ke luar negeri? Sebelum membeli tiket pesawat, booking hotel, dan membuat itinerary selama di sana, ada hal penting yang harus kamu lengkapi terlebih dulu nih, sobat tiket.

Paspor atau yang merupakan identitas pengganti KTP saat kamu pergi ke negara yang kamu tuju, menjadi hal wajib yang harus kamu miliki. Jadi, kamu sudah punya paspor belum nih? Kalau belum, ayo daftar dulu agar bisa wujudkan mimpi kamu untuk liburan ke luar negeri!

Di Indonesia, paspor terbagi menjadi dua jenis, paspor konvensional (paspor biasa) dan paspor biometrik (e-paspor). Pembedanya, e-paspor memiliki chip pada bagian sampul depannya, dan berisikan sidik jari serta bentuk wajah kamu yang dapat dikenali melalui pemindaian.

Kamu hobi jalan-jalan ke luar negeri? Kalau gitu, wajib banget sih untuk ganti paspor lama kamu ke e-paspor.

Mengapa demikian? Karena, banyak keuntungan yang bisa kamu dapat dengan membuat e-paspor sebagai identitas pengenal kamu saat berada di luar negeri. Apa saja keuntungannya? Berikut ini keuntungan dengan memiliki e-paspor.

Baca Juga:

Keuntungan Memiliki e-Paspor

cara membuat e-paspor

Sebelum mendaftar, pasti pertanyaan mengenai apa keuntungan yang akan kamu dapat dari e-paspor melintas di benak kamu kan, sobat tiket? Nah, berikut ini keuntungan yang akan kamu dapatkan nih dengan memiliki e-paspor.

1. Data Lebih Akurat dan Lengkap

e-Paspor merupakan jenis paspor yang dirancang dengan menggunakan chip. Sehingga, data-data pribadi kamu berupa sidik jari dan bentuk wajah akan terekam dan tersimpan di chip tersebut. Dengan sistem biometrik ini, akan mempermudah proses scanning paspor baik secara manual ataupun melalui autogate.

2. e-Paspor Sulit Dipalsukan

Dengan terobosan baru berupa adanya chip di halaman depan paspor, hal ini tentunya sulit untuk dipalsukan dan disalahgunakan. Karena, chip tersebut sudah terisi data diri pemegang e-paspor. Tentunya akan semakin aman ya, sobat tiket.

3. Lebih Mudah Mendapatkan Persetujuan Visa

Sobat tiket tahu nggak, hal utama yang membuat banyak orang berbondong-bondong upgrade paspor konvensional ke e-paspor? Yap, hal ini karena pemegang e-paspor lebih mudah mendapatkan persetujuan visa kunjungan ke suatu negara.

Meskipun tidak semua kedutaan akan dengan mudah mengeluarkan surat persetujuannya ya, sobat tiket. Namun, alasan data lebih akurat dan valid menjadi faktor utama visa kamu lebih mudah disetujui.

4. Liburan ke Jepang? Bisa Free Visa!

Kalau ini sih bisa dibilang sebuah keberuntungan ya, sobat tiket. Karena, Kedubes Jepang akan memberikan kamu visa waiver yang berlaku untuk trip ke Jepang maksimal 15 hari lamanya. Jadi, untuk kamu yang berencana liburan ke Jepang, buruan deh bikin e-paspor agar bisa menikmati keuntungan ini.

Tapi sebagai tambahan, di masa pandemi COVID-19 ini, kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia pemilik e-paspor tengah ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.

5. Nggak Perlu Antri Imigrasi Lagi!

Kalau keuntungan yang ini sih idaman banget ya, sobat tiket. Karena biasanya, antrian imigrasi itu panjang dan ramai banget, kamu yang punya e-paspor bisa bebas dari antri! Karena, kamu hanya perlu menuju autogate untuk scan e-paspor dan sidik jari kamu.

Meskipun belum semua bandara di Indonesia menerapkan sistem autogate, tapi setidaknya kamu sudah tau kan, sobat tiket, kalau keuntungan e-paspor ada banyak banget?

Syarat Pembuatan e-Paspor

Sebelum kamu pergi ke Kantor Imigrasi terdekat, sebaiknya pastikan dulu bahwa persyaratan untuk membuat e-paspor sudah lengkap semua ya, sobat tiket. Hal ini untuk mengantisipasi agar proses pembuatan e-paspor kamu lebih cepat diproses.

Kamu bisa mempersiapkan syarat pembuatan e-paspor yakni beberapa dokumen seperti di bawah ini ya, sobat tiket.

  1. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri
  2. Kartu keluarga
  3. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis (dalam dokumen harus tercantum nama, tempat dan tanggal lahir, nama orang tua, jika tidak tercantum, pemohon dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang)
  4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui atau penyampaian untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
  5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama

Dokumen di atas kamu fotocopy ya, sobat tiket. Siapkan juga dokumen asli dari masing-masing dokumen persyaratan di atas.

Mau upgrade paspor lama kamu menjadi e-paspor? Kamu hanya membutuhkan dokumen berikut ini kok.

  1. Paspor lama
  2. e-KTP

Penting banget untuk kamu ketahui nih, sobat tiket. Pembuatan e-paspor ini hanya bisa dilakukan di 35 Kantor Imigrasi saja. Berikut ini daftarnya:

  • Soekarno Hatta
  • Jakarta Barat
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Utara
  • Tanjung Priok
  • Jakarta Pusat
  • Bogor
  • Tangerang
  • Bekasi
  • Depok
  • Batam
  • Medan
  • Banda Aceh
  • Polonia
  • Pekanbaru
  • Palembang
  • Surabaya
  • Bandung
  • Semarang
  • Yogyakarta
  • Surakarta
  • Malang
  • Tanjung Perak
  • Ngurah Rai
  • Denpasar
  • Mataram
  • Pontianak
  • Balikpapan
  • Palangka Raya
  • Makassar
  • Manado
  • Ternate
  • Jayapura
  • Mimika

Membuat e-Paspor di Masa Pandemi

cara membuat e-paspor

Direktorat Jenderal Imigrasi menerapkan kebijakan baru dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat agar bisa memberikan keamanan lebih bagi kesehatan baik itu petugas dan juga masyarakat.

Kantor Imigrasi masih melayani kebutuhan masyarakat akan paspor sebagai berikut:

  1. Permohonan paspor baru
  2. Penggantian paspor karena habis masa berlaku
  3. Penggantian paspor karena rusak
  4. Penggantian paspor karena hilang
  5. Penggantian paspor karena perubahan data

Kebijakan untuk kuota layanan juga menerima penyesuaian. Pemohon hanya dibatasi 50% saja dari kuota normal serta pembukaan kuota antrean pada aplikasi antrean paspor online dilakukan di setiap hari Jumat pukul 14.00 waktu setempat.

Pemohon yang termasuk dalam golongan lansia, disabilitas, serta balita diperbolehkan untuk datang langsung tanpa mendaftar melalui aplikasi terlebih dulu.

Perhatikan juga protokol kesehatan ketika datang ke Kantor Imigrasi. Semua pemohon diwajibkan untuk memakai masker, mencuci tangan, suhu tubuh tidak lebih dari 37,5 derajat celcius, menjaga jarak dengan orang lain, dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Cara Membuat e-Paspor

Sekarang, saatnya beralih ke cara membuat e-paspor yang sudah kamu tunggu-tunggu nih, sobat tiket. Berikut ini cara membuat e-paspor sebelum kamu datang ke Kantor Imigrasi terdekat.

1. Pendaftaran Online

  • Pendaftaran untuk membuat e-paspor dilakukan secara online. Kamu bisa download aplikasi Layanan Paspor Online dari smartphone kamu, atau dengan mengunjungi laman antrian.imigrasi.go.id.
  • Pilih Kantor Imigrasi tujuan, serta pilih Tanggal dan Waktu untuk datang ke kantor imigrasi yang sudah kamu pilih secara online.
  • Jangan lupa simpan barcode antrian untuk ditunjukkan pada petugas ketika datang ke Kantor Imigrasi.

2. Datang ke Kantor Imigrasi

  • Datang ke Kantor Imigrasi tujuan kamu sesuai dengan tanggal serta waktu yang dipilih.
  • Bawa dokumen persyaratan (asli dan fotokopi) dengan lengkap.
  • Siapkan barcode untuk dipindai petugas.
  • Tunggu nomor antrianmu dipanggil, kemudian kamu akan diminta untuk wawancara dan foto. Jangan gunakan pakaian berwarna putih ya sobat tiket. Karena background foto berwarna putih.
  • Selesai proses interview dan foto, kamu akan diberikan Bukti Pengantar Pembayaran untuk selanjutnya melakukan pembayaran sesuai dengan peraturan yang tertera di kertas tersebut.

3. Proses Pembuatan Paspor

Setelah melakukan pembayaran, kamu tinggal menunggu proses pembuatan e-paspor kamu deh, sobat tiket. Waktu pembuatan e-paspor ini biasanya akan memakan waktu 4 hingga 10 hari kerja.

4. Pengambilan Paspor

Saat pengambilan e-paspor yang sudah jadi, jangan lupa untuk membawa e-KTP, Bukti Pembayaran, dan Tanda Terima Permohonan Paspor. Ambil nomor antrian, dan bersiap untuk menerima e-paspor kamu deh, sobat tiket.

Untuk pengambilan e-paspor bisa diwakilkan juga kok, sobat tiket. Jika yang mewakilkan kamu adalah anggota keluarga yang masih satu KK, bawa serta Kartu Keluarga asli. Jika diwakilkan oleh orang lain, sertakan surat kuasa ya, sobat tiket.

Biaya Pembuatan dan Cara Pembayaran e-Paspor

  • 24 Halaman Pengganti Paspor Hilang Masih Berlaku: Rp800.000
  • 24 Halaman Pengganti Paspor Rusak Masih Berlaku: Rp350.000
  • 24 Halaman Pengganti Paspor Hilang/Rusak Masih Berlaku Karena Bencana Alam: Rp350.000
  • 48 Halaman Pengganti Paspor Hilang Masih Berlaku: Rp1.200.000
  • 48 Halaman Pengganti Paspor Hilang/Rusak Masih Berlaku Karena Bencana Alam: Rp600.000
  • Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik khusus e-Paspor: Rp55.000

Untuk pembayaran, kamu bisa melakukannya melalui bank, baik itu dari teller, ATM, atau e-banking. Praktis, kan?

Pastikan Nggak Ada yang Terlewat Ya, Sobat tiket!

Nah, sekarang kamu sudah tau kan, sobat tiket, bagaimana cara membuat e-paspor yang mudah dan ringkas? Pastikan kamu sudah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dengan lengkap dan benar ya, agar proses pembuatan berjalan dengan cepat pula. Kalau e-paspor udah di tangan, selanjutnya pesan tiket pesawat ke destinasi yang kamu inginkan! Jangan lupa untuk selalu update dengan peraturan negara terbaru, ya!



Informasi Wisata Borobudur dan Wisata Magelang, temukan informasi restoran dan cafe dekat candi Borobudur di Travelling Borobudur. Gudang informasi tempat nongkrong di Borobudur dan wisata keluarga dekat Candi Borobudur

Sumber :

blog.tiket.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here